Pages

NHW #8 Menarik benang merah dari NHW sebelumnya


Alhamdulillah NHW #8, menyambung dari NHW-NHW sebelumnya kali ini membahas belajar tentang bagaimana pentingnya menemukan misi hidup untuk menunjang produktivitas keluarga.

Di NHW #7 Saya menuliskan hal-hal yang menjadi kesukaan dan kebisaan saya, walaupun semuanya belum fase ahli. Saya sih, kesulitan sejujurnya kalau cuma disuruh pilih satu, hehehe. bukan artinya saya tidak fokus. Tetapi kebiasaan multitasking dari dulu  ya membuat saya jadi tidak terlalu pandai memilih walaupun akhirnya secara sadar saya akui hal itu menjadikan saya pribadi yang bisa tapi bukan ahli. ya mungkin kalau fokus, saya sudah jadi Ahli.

Ah sudahlah karena setiap pribadi adalah unik. Saya menikmati keunikan Saya. kesukaan saya yang walaupun tidak berbenturan dengan fitrah saya sebagai seorang Ibu tetapi butuh effort yang lebih pastinya agar saya menguatkan pondasi saya dalam Bunda Sayang dan bunda cekatan.

Dalam Mansu Family, sesuai dengan komitmen pernikahan kami  bisa dilihat di link ini Bagaimana Ayahmu Menemukan Ambu. Kami berkomitmen untuk membuka pintu rezeki dari simpul perdagangan. Beberapa waktu lalu saya #TBT throwback dengan status-status saya jauh sebelum menikah, di sosial media,  tentang apa yang saya inginkan dalam pernikahan. Iya, saya menginginkan membersamai anak-anak Saya sepenuhnya, menjadi Ibu seutuhnya buat mereka. *mulai menarik benang merah* dari perjalanan NHW-NHW ini. Saya akan fokus berbisnis dari Rumah sambil membersamai tumbuh kembang putera (puteri) kami, insyaalloh.

ingin menjadi apa ? (BE)
"Dasterpreuner". berbisnis dari rumah, mendampingi suami dan menjadi Ibu seutuhnya untuk anak (-anak) kami.

ingin melakukan apa ? (DO)
Saya mau fokus membesarkan clothingline kami, Mansukids
Saya ingin mendampingi suami membesarkan usaha berbisnis dari rumah, membersamai tumbuh kembang anak(-anak) kami, dan menuliskan proses perjalanan tersebut serta membagikan sekecil pengalaman itu sebagai cara saya menebar manfaat.

ingin memiliki apa? (HAVE)
Saya dan Kami ingin memiliki keluarga yang tenteram bahagia dan sejahtera. memiliki anak-anak yang faham akan agama dan tangguh menghadapi dunia. memiliki usaha yang berkah dan bebas riba. Mapan secara financial dan mampu menebar manfaat kepada banyak orang.

Strategic Plan
Saya yang tidak Visioner agak kesulitan ketika dihadapkan pada kata-kata strategic plan. suami yang tipe mengalir juga aga susah kalau harus dihadapkan pada hal-hal yang cenderung sistematis.
baiklah saya coba tuliskan:

Dalam waktu satu tahun kedepan
1. Membersamai Suami fokus membesarkan usaha kami dan membesarkan mansukids
2. program hamil anak ke-dua
3. Membersamai idlan dalam proses tumbuh kembang dan proses perjalanan menuju sekolah
4. Berlatih dalam kurikulum bunda cekatan: berani nyetir dan bawa anak
5. Konsisten menulis dan membagikan setiap pengalaman saya dan keluarga

dalam10 tahun kedepan
1. Mansukids sudah beromset miniman 5x lipat dari omset tahun 2016
2. Sudah memiliki rumah tanpa riba
3. Memiliki 3 anak, tumbuh dalam kondisi yang sehat dan bahagia. Mulai menuju fase tour de talent. (semoga dalam prosesnya Alloh mudahkan kami untuk membersamai dan observasi)
4. Keinginan -->> satu Anak satu usaha semoga terwujud
5. Naik haji
6. Bisnis berkembang autopilot
7. Mulai fokus untuk menebar lebih banyak manfaat dan menekuni apa yang menjadi hobby
8. Menuliskan setiap perjalanan kami dan membagikan manfaat tersebut kepada orang banyak. 

Sekian Semoga Alloh memudahkan langkah saya (dan mansu family) untuk bisa mendapatkan kebaikan. aamiin.

Karena setiap Ibu punya cerita. Bagaimana ceritamu?




Mansu Kids

2 komentar:

  1. Keren deh catatan2nya (maraton baca). Aku nyimak..sambil mencari inspirasi..semoga dikit-dikit bisa aplikasi. Sukses yaa buat semua usaha nya! :)

    BalasHapus
  2. Ini marq ya?
    Jadi maluu, ini tugas belajar di institut ibu profesional, ga disetorin ke grup, maluu x_x. Msh terus berproses, semoga diberikan kebaikan buat kita semua yaa..
    Semoga sikecil segera sehat ya:*

    BalasHapus