Pages

Sabtu Idlan Bersama Ayah

Sebetulnya tidak cuma jumat atau pun sabtu Idlan suka ikut dengan Ayah. Intinya kalau Idlan mau ikut dan sekiranya Akang mobilitasnya tidak terlalu tinggi (lebih banyak di konveksi) biasanya Idlan diperbolehkan ikut serta. Biasanya dalam sebulan ada 1-2 kali idlan seharian bersama Ayahnya.

Ketika sabtu Idlan bersama Ayah, Saya gunakan waktu Saya Sendiri di rumah menyelesaikan pekerjaan atau sekadar maskeran atau mengikuti kajian ilmu adalah cara refreshing saya, untuk menjaga kewarasan saya sebagai Ibu.

Datang ke kajian ilmu adalah salah satu cara saya me time sekaligus menambah ilmu. Tetapi kadang dilematis,  belom apa-apa sudah kangen keriweuhan. Bolak-balik WhatsApp Akang, memastikan Idlan harus makan berat dulu baru boleh cemilan, mainan dan baju ganti Idlan yang saya siapkan sudah dibawa. Riweuh ini sepertinya sudah mendarah daging buat emak-emak seperti saya.

Sebetulnya ini melatih kemandirian Idlan tanpa saya. Dan mengeratkan bonding idlan dengan Ayahnya. Walaupun kadang ada adegan idlan bertanya "Ayah, Ambu mana".
Tapi tetap (kembali) meneruskan permainannya. Biasanya Idlan jadi punya kemampuan lebih khas sentuhan Ayah. Idlan mengikuti kegiatan Ayahnya termasuk kegiatan di konveksi.

Tentang idlan dan konveksi sudah saya ceritakan sebelumnya πŸ˜„.

Kali ini Saya me time mengikuti workshop pandu 45. Dan Idlan bersama Ayah. Seharian di konveksi bersama Ayah tanpa Saya. Sabtu bersama Ayah ceritanya.

Pergi menuju hotel zodiak di jl.  Kebon kawung diantar Idlan dan Akang. Sebelumnya saya pastikan perlengkapan idlan tersedia. Kalau makan, insyaalloh idlan bisa makan semua makanan yang Ayahnya makan. Saya diantar Idlan dengan wajah cemberut, Sekali lagi saya minta izin pada Idlan kecil agar saya bisa belajar. Mulai senyum ketika ada suara mobil polisi.

*Muka cemberut menganter Ambu belajar

*main di stasiun Andir sambil menunggu kereta lewat
*empat kereta melintas baru mau pulang
*mandi dan main air

*main mobilan di konveksi 

Ketika Saya pulang Idlan sedang bermain ilalang di seputar garasi. Sambil menemani Ayah 'mendandani' si-item (baca: mobil kami). Saya disambut sumringah.  

Foto-foto di kirim oleh Akang via aplikasi Whatsapp. Hari ini sarapannya soto ayam dan makan siang nasi padang,  baguuuuus. Ada video yang Akang kirim dan itu tentang insting idlan menebak dari arah mana arah datang kereta api. Sepele memang tapi masyaalloh saya merasa takjub, insyaalloh nanti saya upload videonya.

Dan pulangnya singgah di super*ndo, beli es krim dan cokelat untuk hadiah anak kecil yang sudah soleh seharian ini.

*idlan lagi main di garasi menyambut kedatangan Ambu

*makan kue sambil main ilalang

*wefie sama Ambu

*mau beli eskrim dan sereal bawa keranjangnya yang besar πŸ˜‚

*mau idlan yang bayar ke kasir


Terimakasih Akang 😘😘, terimakasih idlan.
Karena setiap Ibu punya cerita. Terimakasih, I love you both😘😘.









Mansu Kids

Tidak ada komentar:

Posting Komentar